
Mawar ini..
Aku cipta.. dengan cat yang masih basah tertinggal ditangan ku
Pada kanvas yang masih tak berfigura
Kosong..
Mawar ini..
Aku cipta.. dengan raga yang kukerahkan dengan sempurna
Dengan hati.. yang merintih.. perih
Mawar ini..
Sengaja aku cipta.. aku buat hingga sketsa-sketsanya nyaris sempurna
Sesempurna dan se sexy Tuhan saat mencipta nya
Dan Mawar ini
Sengaja aku cipta dengan begitu sempurna
Nyaris tanpa cela
Tiap lekuk nya terburat seperti goresan alami sang kuasa
Mawar ini
Mungkin tak akan bisa tercipta
Dari ke dua tangan ku yang semakin lemah
Yang semakin lelah
Yang semakin letih
Mawar ini
Mungkin akan jadi mawar terakhir
Buat sepotong hati..
Yang pernah mencurinya
Mawar ini mungkin menjadi mawar terakhir yang aku beri
Walau mungkin bukan mawar terakhir yang akan aku terima
Tapi satu yang pasti
Mawar ini tetap jadi mawar yang terakhir tercabut di taman hati ku
11 April 2009
Mawar terakhir
Diposting oleh Booshie di 17.17 0 komentar
Label: PuisiQu
Lelaki yang Menelanjangiku
Catatan : 10 April 2009
Aku bahagia terlahir menjadi wanita.
Dengan kodrat itu, kubawa hati dan kaki ku melangkah
Melewati tiap kesulitan dan kenikmatan yang kureguk
Dan aku bahagia
Dengan segala kesedihan yang terkadang membunuh alam sadarku
Bukan karena kodrat itu
Tapi lebih pada kodrat hati seorang wanita
Aku benci bila harus merasa terlalu sensitive dengan hati
Aku marah bila aku terlalu bodoh untuk melakukan hal yang diluar batas kenormalan aku
Aku marah
Tapi lagi lagi
Aku akan berlari atas nama " kodrat seorang wanita "
Yang terkadang bertindak irasional terlebih saat hati sedang dilanda rasa
Ya.. mungkin tidak semua wanita seperti itu
Dan mungkin aku tidak perlu mengeneral kan setiap wanita karena semata menuntut pembelaan atas segala sikap bodoh ku
Mungkin wanita itu cuma aku
Entah lah.. Yang pasti...
Diposting oleh Booshie di 16.59 0 komentar
Label: Renungan






